Showing posts with label jenius. Show all posts
Showing posts with label jenius. Show all posts

Fakta Penting Tentang Otak Manusia


Fakta Penting Tentang Otak Manusia | Sudah umum rasanya pada saat ini, hampir kebanyakan orang terbiasa memperhatikan penampilan, seperti mode pakaian, bodi atletis, kebersihan muka dan banyak hal lain yang sifatnya tampak. namu rasanya sangat disayangkan jika kita melupakan prosesor utama yang membuat kita berfikir untuk menjaga penampilan tersebut, setuju?!

Layaknya seperti penampilan, otak perlu dijaga dan dirawat. Namun untuk mendapatkan performa kerja otak yang baik tidaklah bisa instan. Sama halnya dengan dengan membentuk otot, butuh waktu dan latihan, Betul?!

Mungkin ada baiknya kita mengetahui beberapa fakta tentang otak, sehingga kita pun bisa lebih peduli untuk merawatnya dengan benar. Berikut ini beberapa fakta penting dan fantastis tentang otak manusia:

  1. Otak manusia tersusun dari 100 milyar sel saraf yang di sebut dengan neuron.
  2. Berat otak manusia sekitar 1300 sampai 1400 gram
  3. Otak manusia bisa menghantarkan triliunan sinyal karena neoron ini saling berhubungan
  4. Otak manusia di aliri darah sekitar 0,85 liter permenit
  5. Otak terbagi dua belahan dan masing-masing otak mengendalikan fungsi yang berlawanan
  6. Otak mengendalikan pikiran dan tindakan
  7. Otak manusia juga mengendalikan pikiran bawah sadar dan gerakan reflek. seperti bernafas, tidur, mimpi.
  8. Berat otak manusia 2,5% dari berat tubuh (wanita) dan 2% dari berat tubuh untuk laki-laki
  9. Otak mengatur jam biologis tubuh seperti menyesuaikan suhu tubuh, mengatur irama siklus tidur
  10. Otak membutuh kan 15 % suplai darah dari tubuh kita
  11. Otak terdiri dari 76% air
  12. Otak memerlukan oksigen sekitar 25%
  13. Panjang pembuluh kapiler dan sistem transportasi otak lebih 100.000 mil


Nah sebagai tambahan pengetahuan yang juga penting untuk kita, yaitu mengenai fungsi otak kanan dan otak kiri

Fungsi Otak Kanan-Kreatif (Creative)

- Sintesis
- Analogi(membentuk kefahaman sesuatu konsep secara mengaitkan dengan cirri yg serupa)
- Ruang
- Intuitif(kebolehan mengetahui sesuatu dengan tidak melalui proses berfikir yg biasa/mengikut gerak hati)
- Holistik(kebolehan memahami idea secara keseluruhan)
- Bentuk / Corak / Pola / Lukisan / Rentak / Muzik / Imej / Visual / Gambar
- Imaginasi
- Kreativiti (kebolehan menyusun idea-idea dengan cara baru dan imaginative)
- Global
- Interaktif
- Gerakan / tarian
- Melihat perhubungan dan keseluruhan
- Amalan
- Serentak (kebolehan memproses lebih drpd satu jenis aktiviti minda dalam satu masa)
- Visi
- Perkongsian / Kerohanian
- Bunyi semula jadi
- Emosi(perasaan)
- Konkrit

Fungsi Otak Kiri-Logik(Logic/Numerical)

- Bahasa / Lisan
- Terancang dan berstruktur
- Bukan gerakan
- Pengiraan
- Penulisan
- Melihat Bahagian-bahagian
- Teori
- Mengawal perasaan
- Analisis
- Simbolik
- Abstrak
- Sekuens (turutan)
- Rasional
- Digital
- Logik
- Fakta
- Terperinci
- Perancangan
- Prosedur
- Ulangan
- Pengelolaan
- Lelurus (linear)”
Read More..

350 Tahun Teori Dinamika Partikel Newton dipecahkan siswa 16 Tahun


350 Tahun Teori Dinamika Partikel Newton dipecahkan siswa 16 Tahun | Ilmuwan legendaris dunia Sir Isaac Newton 350 tahun yang lalu pernah menciptakan sebuah teori tentang Dinamika Partikel Newton. dan tidak ada satupun Ilmuwan di dunia yang mampu memecahkannya, hingga suatu saat ada seorang pemuda 16 tahun yang secara brilian memecahkan teori tersebut.Menurut Ilmuwan yang pernah ingin memecahkan teori tersebut, tanpa bantuan komputer canggih, soal ini sulit dijawab. Nyatanya Shouryya Ray siswa 16 tahun, asal Dresden, Jerman, bisa menyelesaikan persoalan matematika itu memakai kertas dan pensil. 

Shouryya Ray tidak sengaja memecahkan soal itu saat studi banding ke Universitas Dresden. Remaja imigran asal Kalkutta, India, ini merasa tertantang ketika salah satu profesor memamerkan teori dinamika partikel Newton yang katanya belum mampu dijawab kecuali dengan komputer supercanggih. 

Dia mengaku hanya iseng saja. "Saya nekat mengerjakan problem matematika ini karena kenaifan anak muda, padahal dalam hati tidak yakin bisa menjawab," kata Ray.

Teori dinamika partikel terdiri dari dua set perhitungan matematis. Melalui problem ini, Newton ingin memberi cara bagi ilmuwan lain cara menghitung jalur terbang sebuah benda yang dilempar serta ke arah mana obyek itu bakal jatuh.

Usut punya usut, rupanya Ray memang bukan pemuda biasa. Dia sejak usia enam telah dilatih sang ayah menjawab soal matematika.

Pemuda ini mengaku telah menemukan keindahan ilmu hitung itu. "Sejak bertahun-tahun lalu, saya telah memahami letak keindahan dari menjawab soal matematika," kata Ray.

Sekarang, pemuda yang baru empat tahun jadi warga Jerman ini sedang menempuh pendidikan akselerasi. Saking pandainya, dia meloncat kelas dua tahun lebih cepat, bahkan kini sedang bersiap menghadapi ujian kelulusan.

Meski dianugerahi bakat berhitung, Ray punya keinginan terpendam yang belum terpenuhi. "Saya ingin sekali pandai bermain sepakbola," ujar dia.
Read More..

William James Sidis - Kisah Sedih Manusia Terjenius


William James Sidis - Kisah Sedih Manusia Terjenius | William James Sidis mungkin hanya satu-satunya manusia yang mampu mengusai 200 bahasa di dunia (*Red-Kecuali Nabi Sulaiman). William James Sidis atau yang lebih dikenal dengan James Sidis terlahir pada tanggal 1 april 1898 di Amerika Serikat, Dengan IQ yang diperkirakan diantara 250-300 James Sidis dianggap sebagai manusia paling jenius yang mengalahkan kejeniusan Da Vinci, Einstein dan ilmuwan-ilmuwan besar lainnya. Namun nama James Sidis jarang sekali terdengar dari pemberitaan tentang para jenius di dunia ilmu pengetahuan. Dan jejaknya ditemukan oleh seorang reporter yang bertemu dengan seorang pemulung besi tua nan papa, ternyata dialah William James Sidis. Apakah yang telah terjadi??

Pada usia 8 bulan, Sidis mulai bisa makan sendiri dengan menggunakan sendok dan Sidis sudah rajin membaca New York Times pada usia yang belum genap 2 tahun. Jamese sidis sudah menulis beberapa buku sebelum berusia 8 tahun, diantaranya tentang anatomy dan astronomy. Pada usia 11 tahun Sidis tercatat sebagai Mahasiswa termuda di Universitas Harvard. James Sidis lulus cumlaude sebagai sarjana matematika di usia 16. Selanjutnya Ia melanjutkan kuliahnya namun sempat tersendat karena diganggu oleh sekelompok mahasiswa yang tidak menyukainya. Pada Usia 17 tahun Sidis sempat menerima tawaran sebagai asisten dosen sambil menyelesaikan program doktor, namun sayang Sidis tidak menyelesaikan studinya dengan alasan merasa frustasi oleh sistem pembelajaran dan perlakuan kakak kelasnya. Saat itu Ia sempat mengeluh, “Aku tidak tahu kenapa mereka memberiku pekerjaan ini dan menempatkanku sebagai orang spesial, aku sebenarnya tidak layak sebagai dosen.“
Read More..